PERSIAPAN DIRI MENGHADAPI BULAN SUCI RAMADHAN

PERSIAPAN DIRI MENGHADAPI BULAN SUCI RAMADHAN ~ Ada beberapa bulan yang paling baik menurut Islam diantaranya bulan Rajab, Bulan Zulkaedah, Bulan Zulhijja dan bulan Muharram. Maka jangan heran kalau dibulan-bulan itu banyak orang yang mengadakan hajatan baik Pernikahan maupun Khitanan, hal ini karena bulan bulan itu adalah bulan yang lebih dimuliakan, karena itu bukan berarti bulan-bulan yang lain adalah tidak baik semua bulan baik namun bulan bulan tersebut memang lebih dimuliakan karena pada bulan bulan itu terjadi peristiwa-peristiwa besar yang terjadi, salah satunya pada bulan Rajab dimana kewajiban Sholat 5 waktu diturunkan kepada seluruh umat Islam melalui Nabi Muhammad SAW
Ramadan Wallpaper 2014
PERSIAPAN DIRI MENGHADAPI BULAN SUCI RAMADHAN

Nah untuk bulan Ramadan, bulan ini juga bulan yang sangat special buat seluruh umat baik umat Islam maupun umat-umat yang lain, bulan penuh pengampunan dan berkah semua orang bergembira para pedagang pada bulan Ramadhan ini mengalami panen besar baik yang Muslim maupun non muslim, para pekerja juga demikian diujung bulan mereka semua mendapatkan THR tidak memandang agama semua akan menerimanya. Berkah ada dimana-mana
Nah saat ini kita akan membahas persiapan diri menghadapi Bulan Suci Ramadan, Bulan Ramadhan ialah bulan yang sangat mulia, bulan tarbiyah (pembinaan) untuk mencapai derajat yang paling tinggi, paling mulia: derajat taqwa, sebagaimana firman Allah SWT : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS Al Baqarah: 183). “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah yang paling bertaqwa.” (QS Al Hujurat: 13). Predikat taqwa ini tidak mudah untuk diperoleh. Ia baru akan diperoleh manakala seseorang melakukan persiapan yang cukup, dan mengisi bulan Ramadhan itu dng berbagai kegiatan yang baik dan mensikapinya dng benar.
Oleh sebab itu, buatlah persiapan menyambut Ramadhan. Bila kita menginginkan prediket taqwa, memperoleh kebebasan dari neraka di bulan Ramadhan dan ingin diterima amalnya serta dihapus segala dosanya, maka harus ada bekal yang dipersiapkan. Imam Abu Bakr Az Zur’i rahimahullah mengingatkan kepada kita tentang “persiapan”, beliau berkata: yaitu kewajiban telah datang tetapi kita tidak siap untuk menjalankannya. Para salafus soleh senantiasa mempersiapkan Ramadhan dng sebaik-baiknya. Para Ulama mengatakan, ”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan.” Inilah bukti kerinduan mereka akan perjumpaan dng bulan Ramadhan. Sebabnya, bersiaplah menyambut kehadirannya agar ketika Ramadhan datang kita sudah siap menjalankan kewajiban puasa dan amalan-amalan lainnya yang ada di dlmnya.
Adapun persiapan-persiapanuntuk menghadapi bulan Ramadan tersebut antara lain :
1. Persiapan Ruhiyah
Persiapan ruhiyah yang kita perlukan ialah dng cara membersihkan hati dari penyakit aqidah sehingga melahirkan niat yang ikhlas. Allah SWT menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dlm firman-Nya: “Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya.” (QS. Asy-Syams : 9) Maka dlm waktu beberapa hari ke depan kita perlu melakukan evaluasi diri, muhasabah, apakah penyakit-penyakit aqidah masih bersarang dlm diri kita. Sungguh sangat rugi, jika kita susah payah beramal, namun masih ada kesyirikan yang bersemayam dlm diri kita. Tak peduli sebesar apapun amal kita, jika kita syirik, menyekutukan Allah, maka amal-amal kita tidak akan diterima. Allah SWT berfirman : “Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Al Zumar: 65) Setelah melakukan muhasabah, selanjutnya kita bermujahadah untuk menghilangkan penyakit-penyakit itu. Alangkah indahnya saat Ramadhan tiba dan kita benar-benar dlm kondisi ikhlas menapaki hari-hari istimewa yang dibawa oleh tamu mulia itu. Saat-saat keikhlasan bersenyawa dlm diri kita sepanjang Ramadhan merupakan saat-saat terbaik yang akan menjamin kita memperoleh ampunan Allah SWT. Rasulullah SAW telah bersabda : “Barangsiapa yang berpuasa sebab iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq 'Alaih)
2. Persiapan Fikriyah
Persiapan fikriyah yaitu membekali diri dng ilmu agama terutama yang terkait secara langsung dng amaliyah di bulan Ramadhan, sehingga ibadah Ramadhan kita benar-benar efektif. Seperti halnya ilmu tentang kewajiban puasa, keutamaan puasa, hikmah puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta sunnah-sunnah puasa. Juga tarawih, i'tikaf, zakat, dan sebagainya. Dan juga hal-hal yang membatalkan pahala amaliah-amaliah ramadhan. Inilah rahasia mengapa Imam Bukhari membuat bab khusus dlm Shahih-nya dng judul Al-Ilmu Qabla Al-Qaul wa Al-Amal (Ilmu sebelum Ucapan dan Amal). Tanpa ilmu bagaimana kita bisa beramal selama bulan Ramadhan dng benar ? “Barangsiapa beramal tanpa disertai ilmu, maka amalnya akan ditolak tidak akan diterima.”(Muttafaq 'Alaih)
3. Persiapan Jasadiyah
Ramadhan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik. Tanpa persiapan memadai kita bisa terkaget-kaget bahkan ibadah kita tidak bisa berjalan normal. Ini sebab Ramadhan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Kita diharapkan tetap produktif dng pekerjaan kita masing-masing meskipun dlm kondisi berpuasa. Kita juga akan melakukan ibadah dlm porsi yang lebih lama dari sebelumnya. Shalat tarawih, misalnya. Sebabnya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dng berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan, dan kebersihan lingkungan. Di sini, logika akal bertemu dng keutamaan syar'i dlm hadits nabi: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim)
4. Persiapan Maaliyah
Persiapan maaliyah atau persiapan harta yang diperlukan dlm menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, menyediakan kue-kue lezat untuk Idul Fitri, dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq shadaqah, memberi ifthar (buka puasa) orang lain, membayar zakat fitrah dan untuk ibadah yang lainnya. Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakat hartanya. Salah satu tuntunan Allah SWT ialah mensegerakan amal kebaikan dan upaya mendapatkan ampunan. Sebagaimana firman-Nya: “Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga-Nya yang luasnya seluas langit dan bumi; disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imran : 133) Maka demikian pula kita mensegerakan diri dlm menyambut Ramadhan dng persiapanruhiyah, fikriyah, jasadiyah dan maaliyah kita.
Semoga dng segala upaya kita untuk ersiapkan diri dlm menyambut bulan suci Ramadhan ini, Allah SWT berkenan mempertemukan kita dng bulan suci Ramadhan, kemudian memberikan taufiq hidayah serta inayahNya kepada kita semua utk dapatkan berkah pada bulan Ramadan, mendapatkan gelar atau predikat taqwa dr Allah SWT. Amiiin yaa Rabbal Alamin Wallahu A’lam
Wassalam
Semoga bermanfaat.
Source:facebook.com/permalink.php?id=491142294258787&story_fbid=586500848056264


Tinggalkan Komentar: