Golongan Wanita yang tak bisa mencium bau Surga

Golongan Wanita yang tak bisa mencium bauSurga ~ Masuk surga ialah dambaan setiap manusia.Begitupun bagi para muslimah pasti ingin Ridha Allah dan jadi penghuni surga. Akan tetapi, tak semua manusia bisa memasukinya. Bahkan, ada 6 kelompok wanita yg bukan saja tak bisa masuk surga, bahkan mereka bahkan mencium bau surga.pun tak akan bisa
foto neraka
Golongan Wanita yang tak bisa mencium bau Surga
Image source:springkarat.blogspot.com
Siapa sajakah mereka? Berikut dibawah ini ada Hadits-hadits yang telah menguraikannya.
1. Wanita yg menyemir rambutnya, khususnya dg warna hitam
Kita perlu waspada. Menyemir rambut di zaman sekarang seakan-akan ialah hal biasa. Ingin kelihatan lebih muda, ingin kelihatan lebih cantik, tak sedikit wanita yg kemudian menyemir rambutnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
يَكُونُ قَوْمٌ يَخْضِبُونَ فِي آخِرِ الزَّمَانِ بِالسَّوَادِ كَحَوَاصِلِ الْحَمَامِ لَا يَرِيحُونَ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ
“Pada akhir zaman nanti akan ada orang-orang yg mengecat rambutnya dg warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati, mereka tak akan mendapat bau surga.” (HR. Abu Daud; shahih)
2. Wanita yg minta cerai tanpa suatu alasan
Perceraian dihalalkan dalam Islam, sebagai solusi “terakhir” ketika rumah tangga tak dapat dipertahankan dan hanya membawa kesengsaraan bagi suami istri. Tapi, dalam kondisi normal, ketika wanita minta cerai tanpa alasan, maka ia diharamkan masuk surga. Bahkan tak bisa mencium bau surga.
أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا الطَّلَاقَ مِنْ غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الْجَنَّةِ
“Siapa pun wanita yg meminta talak pada suaminya tanpa alasan maka bau surga haram baginya.” (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad; shahih)
3. Wanita yg mengaku keturunan orang lain
Nasab merupakan salah satu hal yg dijaga oleh agama. Seorang wanita yg mengaku-aku sebagai anak orang lain yg bukan ayahnya, ia dijauhkan dari surga dan mendapat ancaman tak dapat mencium bau surga. Islam juga melarang seseorang dinisbatkan (bin atau binti) kepada orang tua angkatnya.
مَنْ ادَّعَى إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ قَدْرِ سَبْعِينَ عَامًا أَوْ مَسِيرَةِ سَبْعِينَ عَامًا قَالَ وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa mengaku keturunan dari orang lain yg bukan ayahnya sendiri tak akan mendapatkan bau surga. Padahal bau surga telah tercium pada jarak tujuh puluh tahun, atau tujuh puluh tahun perjalanan.” (HR. Ahmad; shahih)
4. Wanita yg sombong
Sombong ialah pakaian Allah. Hanya Allah yg berhak sombong karena Dialah pemilik dan penguasa segalanya. Adapun manusia yg sombong, ia tak dapat masuk surga dan tak dapat mencium bau surga. Bahkan, meskipun kesombongannya kecil, seberat biji sawi.
سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ رَجُلٍ يَمُوتُ حِينَ يَمُوتُ وَفِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ كِبْرٍ تَحِلُّ لَهُ الْجَنَّةُ أَنْ يَرِيحَ رِيحَهَا وَلَا يَرَاهَا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ يُقَالُ لَهُ أَبُو رَيْحَانَةَ وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي لَأُحِبُّ الْجَمَالَ وَأَشْتَهِيهِ حَتَّى إِنِّي لَأُحِبُّهُ فِي عَلَاقَةِ سَوْطِي وَفِي شِرَاكِ نَعْلِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ ذَاكَ الْكِبْرُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ وَلَكِنَّ الْكِبْرَ مَنْ سَفِهَ الْحَقَّ وَغَمَصَ النَّاسَ بِعَيْنَيْهِ
Dari Uqbah bin Amir, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:“Taklah seorang laki-laki meninggal dunia, dan ketika ia meninggal di dalam hatinya terdapat sebiji sawi dari sifat sombong, akan halal baginya mencium bau surga atau melihatnya.” Lalu seorang laki-laki dari suku Quraisy yg bernama Abu Raihanah berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, saya benar-benar menyukai keelokan dan menggemarinya hingga pada gantungan cemetiku dan juga pada tali sandalku!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Itu taklah termasuk Al Kibr (sombong), sesungguhnya Allah ‘azza wajalla itu Indah dan menyukai keindahan. Akan tetapi Al Kibr itu ialah siapa yg bodoh terhadap kebenaran kemudian meremehkan manusia dg kedua matanya.” (HR. Ahmad)
Syaikh Nasiruddin Al Albani berpendapat hadits di atas dhaif. Akan tetapi, ada hadits lain yg disepakati keshahihannya oleh para ulama yg menunjukkan bahwa kesombongan, sekecil apapun, membuat pelakunya tak masuk surga.
لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
“Tak masuk surga, seseorang yg di dalam hatinya ada kesombongan, meskipun seberat biji sawi” (HR. Muslim)
5. Wanita yg menuntut ilmu akhirat untuk tujuan duniawi
Mempelajari ilmu agama, ilmu syariat, ilmu akhirat, ialah aktifitas mulia yg sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan diperintahkan. Tapi, jika ilmu agama dicari untuk tujuan duniawi, maka ancamannya sungguh mengerikan. Tak bisa mendapatkan bau surga.
مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ لَا يَتَعَلَّمُهُ إِلَّا لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنْ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِي رِيحَهَا
“Barangsiapa menuntut ilmu yg seharusnya untuk Allah, tapi ia tak menuntutnya kecuali untuk mencari dunia, maka pada hari kiamat ia tak akan mendapatkan bau surga.” (HR. Ibnu Majah, Abu Daud dan Ahmad; shahih)
6. Wanita yg berpakaian tapi telanjang
Kelompok wanita ini tak dijumpai Rasulullah di zamannya. Mereka berpakaian, tetapi pada hakikatnya telanjang. Para ulama menjelaskan, mereka berpakaian tetapi tipis, bahkan mendekati tembus pandang. Mereka berpakaian tetapi pakaiannya ketat sehingga membentuk lekuk-luku tubuh dan menggoda kaum laki-laki. Kelompok ini juga mendapatkan ancaman tak dapat masuk surga, bahkan tak dapat mencium bau surga.
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“Dua golongan penghuni neraka yg belum pernah aku lihat; kaum membawa cambuk seperti ekor sapi, dgnya ia memukuli orang dan wanita-wanita yg berpakaian (tapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yg miring, mereka tak masuk surga dan tak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini.”(HR. Muslim)
Demikianlah golongan 6 wanita yg tak dapat masuk bahkan mencium bau surge sekalipun. Semoga kita semua dihindarkan oleh Allah dari golongan orang-orang tersebut, dan dikelompokkan pd golongan orang-orang ahli surge.
Sumber: webmuslimah.com 

Tinggalkan Komentar: